Percaya Quotes
Quotes tagged as "percaya"
Showing 1-23 of 23

“Sahabat sejati itu, orang yang ngga pernah berhenti percaya sama sahabatnya sendiri, walau dia sudah ngga percaya lagi sama kita.”
― Dan Hujan Pun Berhenti
― Dan Hujan Pun Berhenti

“Tuhan percaya kamu. Dia ngga mengejar kamu dengan kematian. Dia ngga seegois manusia. Dia bukan pendendam.”
― Dan Hujan Pun Berhenti
― Dan Hujan Pun Berhenti

“Pemenang sejati bukan orang yang selalu menang setiap kali pertandingan, tapi mereka yang selalu bangkit setiap mereka jatuh.”
―
―
“Kau membuatku percaya bahwa keajaiban itu ada. Kau membuatku merasa bahwa tidak ada salahnya menulis puisi cinta dan menyimpannya dalam botol kaca. Aku datang hanya untuk mengatakan itu. Karena selanjutnya, aku akan selalu membencimu di sisa hidupku.”
― X: Kenangan yang Berpulang
― X: Kenangan yang Berpulang

“Terkadang, saat kita nggak bisa jelaskan dengan logika gimana caranya untuk menyelamatkan seseorang yang kita hargai dan sayangi, kita cuma perlu percaya.”
―
―

“Cinta sulit dipercaya, tanyakan pada siapapun yang sedang jatuh cinta.
Kehidupan ini juga sulit dipercaya, tanyakan pada ilmuwan manapun.
Tuhan juga sulit dipercaya, tanyakan pada siapapun yang memercayainya.
Kenapa Anda tidak menerima hal-hal yang sulit dipercaya?”
― Life of Pi
Kehidupan ini juga sulit dipercaya, tanyakan pada ilmuwan manapun.
Tuhan juga sulit dipercaya, tanyakan pada siapapun yang memercayainya.
Kenapa Anda tidak menerima hal-hal yang sulit dipercaya?”
― Life of Pi

“Kalau kita, para warga negara, tidak memberikan dukungan kepada seniman-seniman kita, berarti kita telah mengorbankan imajinasi kita di altas realitas yang kejam, dan pada akhirnya kita jadi tidak percaya pada apapun, dan mimpi-mimpi kita tidak lagi berarti.”
― Life of Pi
― Life of Pi

“Orang Amerika itu penuh curiga pada bom atom atau bom hidrogen mereka sendiri, tidak percaya pada diri mereka sendiri, dan orang Rusia juga sama-sama saling tidak percaya antara mereka, orang Asia tidak percaya pada orang Barat, dan Barat takut dan tidak percaya pada Asia. Rasialisme di Afrika Selatan, politik kulit putih Australia, curiga bangsa asing di Indonesia dan negara-negara Asia lain, diskriminasi Negro di Amerika, ini semuanya berdasar pada tidak percaya. Karena manusia tidak percaya pada manusia, tidak percaya bahwa manusia sama manusia bisa dan harus sama-sama hidup. Si komunis begitu, si demokrat begitu, si imperialis begitu, si merdeka begitu. Semuanya sama saja.”
― Senja di Jakarta
― Senja di Jakarta

“Tapi, Bun. Pak Amir di kelas tadi bilang bintang itu hanyalah kumpulan material raksasa berwujud bola gas hidrogen, helium dan partikel debu. Benda mati yang terbentuk milyaran tahun silam. Mana sih yang benar, apa mamaku dulu berbohong?â€� sanggahku cepat.
“Entahlah, Nak. Bunda tak seberuntung dirimu yang bisa mengecap bangku SMA, menjelajahi dunia lewat buku, internet atau apalah namanya. Juga tak mengenal mamamu sebelumnya untuk sekedar tahu apakah ia berkata benar atau dusta. Tapi setidaknya percayalah, rembulan yang benderang dan bintang yang menghiasi malam ini adalah perwujudan cinta dari sang Maha Penyayang untukmu Yenni Mirantika,â€� tatapan matanya amat meneduhkan.”
― Menjemput Akhir
“Entahlah, Nak. Bunda tak seberuntung dirimu yang bisa mengecap bangku SMA, menjelajahi dunia lewat buku, internet atau apalah namanya. Juga tak mengenal mamamu sebelumnya untuk sekedar tahu apakah ia berkata benar atau dusta. Tapi setidaknya percayalah, rembulan yang benderang dan bintang yang menghiasi malam ini adalah perwujudan cinta dari sang Maha Penyayang untukmu Yenni Mirantika,â€� tatapan matanya amat meneduhkan.”
― Menjemput Akhir
“Kamu nggak seburuk itu, Atran. Kamu nggak seburuk yang orang-orang bilang. Jangan dengarkan mereka. Kamu cuma perlu dengar kataku saja. Percaya padaku saja.”
― Elipsis
― Elipsis
“Penting bagi kamu untuk menghargai hal kecil, karena jika kamu tidak menghargai hal kecil, maka hal besar tidak akan dipercayakan padamu”
―
―

“Percayalah, jika gravitasi sesuatu atau seseorang memang ditujukan untuk menarikmu, nanti akan berdekatan dengan sendirinya”
― Apakah Seperti ini Cinta itu Sendiri ? Sebuah Cerita pada Sepotong Kayu
― Apakah Seperti ini Cinta itu Sendiri ? Sebuah Cerita pada Sepotong Kayu
“Kecemasan timbul karena ketidak percayaan. Bangunlah kepercayaan agar tidak menimbulkan kecemasan untuk orang-orang.”
―
―
“Rasa percaya itu ibarat alam semesta yang diwariskan leluhur, jika tidak pandai menjaganya akan hilang dan mati tergantikan oleh jaman”
―
―
“Jika kalian memang sangat sulit untuk mempercayai orang lain, setidaknya percayai lah perasaan kalian sendiri.”
―
―

“Pada keadaan apa kita tahu yang kita boleh percaya kepada sesuatu? Seperti jam yang tergantung di dinding, kita letakkan kepercayaan kita kepadanya untuk membuat penentuan dalam hidup kita. Kita tidak perlu pandang keluar tingkap untuk tahu siang atau malamnya langit, kita juga tidak perlu risau akan mula atau akhirnya masa pada waktu peperiksaan. Selagi kita lihat jarum saatnya berdetak, pada keadaan itu kita percaya kepada jam.
Lalu pada keadaan apa yang membuat kita percaya kepada manusia?”
― Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
Lalu pada keadaan apa yang membuat kita percaya kepada manusia?”
― Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
All Quotes
|
My Quotes
|
Add A Quote
Browse By Tag
- Love Quotes 99.5k
- Life Quotes 77.5k
- Inspirational Quotes 74.5k
- Humor Quotes 44.5k
- Philosophy Quotes 30.5k
- Inspirational Quotes Quotes 27.5k
- God Quotes 26.5k
- Truth Quotes 24k
- Wisdom Quotes 24k
- Romance Quotes 23.5k
- Poetry Quotes 22.5k
- Life Lessons Quotes 20.5k
- Death Quotes 20.5k
- Happiness Quotes 19k
- Quotes Quotes 18.5k
- Faith Quotes 18k
- Hope Quotes 18k
- Inspiration Quotes 17k
- Spirituality Quotes 15.5k
- Religion Quotes 15k
- Motivational Quotes 15k
- Writing Quotes 15k
- Relationships Quotes 15k
- Life Quotes Quotes 14.5k
- Love Quotes Quotes 14.5k
- Success Quotes 13.5k
- Time Quotes 12.5k
- Motivation Quotes 12.5k
- Science Quotes 12k
- Motivational Quotes Quotes 11.5k