Å·±¦ÓéÀÖ

Percaya Quotes

Quotes tagged as "percaya" Showing 1-23 of 23
Farida Susanty
“Sahabat sejati itu, orang yang ngga pernah berhenti percaya sama sahabatnya sendiri, walau dia sudah ngga percaya lagi sama kita.”
Farida Susanty, Dan Hujan Pun Berhenti

Tere Liye
“Bukankah kepercayaan itu sebuah rasionalitas ilmiah?”
Tere Liye, Bidadari Bidadari Surga

Farida Susanty
“Tuhan percaya kamu. Dia ngga mengejar kamu dengan kematian. Dia ngga seegois manusia. Dia bukan pendendam.”
Farida Susanty, Dan Hujan Pun Berhenti

Diego Christian
“Selalu ada kata andai saja sesaat setelah kita kehilangan sesuatu.”
Diego Christian

Diego Christian
“Pemenang sejati bukan orang yang selalu menang setiap kali pertandingan, tapi mereka yang selalu bangkit setiap mereka jatuh.”
Diego Christian

Diego Christian
“Kadang, proses yang berat adalah belajar kehilangan manusia, bukan belajar mencintainya.”
Diego Christian

“Kau membuatku percaya bahwa keajaiban itu ada. Kau membuatku merasa bahwa tidak ada salahnya menulis puisi cinta dan menyimpannya dalam botol kaca. Aku datang hanya untuk mengatakan itu. Karena selanjutnya, aku akan selalu membencimu di sisa hidupku.”
Devania Annesya, X: Kenangan yang Berpulang

Diego Christian
“Terkadang, saat kita nggak bisa jelaskan dengan logika gimana caranya untuk menyelamatkan seseorang yang kita hargai dan sayangi, kita cuma perlu percaya.”
Diego Christian

Yann Martel
“Cinta sulit dipercaya, tanyakan pada siapapun yang sedang jatuh cinta.
Kehidupan ini juga sulit dipercaya, tanyakan pada ilmuwan manapun.
Tuhan juga sulit dipercaya, tanyakan pada siapapun yang memercayainya.
Kenapa Anda tidak menerima hal-hal yang sulit dipercaya?”
Yann Martel, Life of Pi

Yann Martel
“Kau mungkin tidak percaya pada kehidupan, tapi aku tidak percaya pada kematian.”
Yann Martel, Life of Pi

Yann Martel
“Kalau kita, para warga negara, tidak memberikan dukungan kepada seniman-seniman kita, berarti kita telah mengorbankan imajinasi kita di altas realitas yang kejam, dan pada akhirnya kita jadi tidak percaya pada apapun, dan mimpi-mimpi kita tidak lagi berarti.”
Yann Martel, Life of Pi

Mochtar Lubis
“Orang Amerika itu penuh curiga pada bom atom atau bom hidrogen mereka sendiri, tidak percaya pada diri mereka sendiri, dan orang Rusia juga sama-sama saling tidak percaya antara mereka, orang Asia tidak percaya pada orang Barat, dan Barat takut dan tidak percaya pada Asia. Rasialisme di Afrika Selatan, politik kulit putih Australia, curiga bangsa asing di Indonesia dan negara-negara Asia lain, diskriminasi Negro di Amerika, ini semuanya berdasar pada tidak percaya. Karena manusia tidak percaya pada manusia, tidak percaya bahwa manusia sama manusia bisa dan harus sama-sama hidup. Si komunis begitu, si demokrat begitu, si imperialis begitu, si merdeka begitu. Semuanya sama saja.”
Mochtar Lubis, Senja di Jakarta

“Kebenaran tetap akan menjadi kebenaran. Kebohongan akan habis masanya dipercaya.”
Danu Saputra

Yoza Fitriadi
“Tapi, Bun. Pak Amir di kelas tadi bilang bintang itu hanyalah kumpulan material raksasa berwujud bola gas hidrogen, helium dan partikel debu. Benda mati yang terbentuk milyaran tahun silam. Mana sih yang benar, apa mamaku dulu berbohong?â€� sanggahku cepat.
“Entahlah, Nak. Bunda tak seberuntung dirimu yang bisa mengecap bangku SMA, menjelajahi dunia lewat buku, internet atau apalah namanya. Juga tak mengenal mamamu sebelumnya untuk sekedar tahu apakah ia berkata benar atau dusta. Tapi setidaknya percayalah, rembulan yang benderang dan bintang yang menghiasi malam ini adalah perwujudan cinta dari sang Maha Penyayang untukmu Yenni Mirantika,â€� tatapan matanya amat meneduhkan.”
Yoza Fitriadi, Menjemput Akhir

“Kamu nggak seburuk itu, Atran. Kamu nggak seburuk yang orang-orang bilang. Jangan dengarkan mereka. Kamu cuma perlu dengar kataku saja. Percaya padaku saja.”
Devania Annesya, Elipsis

“Percaya pada Tuhan, tapi motor tetap harus dikunci.”
Iwan Esjepe

“Penting bagi kamu untuk menghargai hal kecil, karena jika kamu tidak menghargai hal kecil, maka hal besar tidak akan dipercayakan padamu”
Arief Subagja

Suci B.Y.T.
“Percayalah, jika gravitasi sesuatu atau seseorang memang ditujukan untuk menarikmu, nanti akan berdekatan dengan sendirinya”
Suci B.Y.T., Apakah Seperti ini Cinta itu Sendiri ? Sebuah Cerita pada Sepotong Kayu

“Kecemasan timbul karena ketidak percayaan. Bangunlah kepercayaan agar tidak menimbulkan kecemasan untuk orang-orang.”
Saadatussalimah

“Rasa percaya itu ibarat alam semesta yang diwariskan leluhur, jika tidak pandai menjaganya akan hilang dan mati tergantikan oleh jaman”
Ivan Vanalsa

“Jika kalian memang sangat sulit untuk mempercayai orang lain, setidaknya percayai lah perasaan kalian sendiri.”
nom de plume

“Semua akan baik-baik saja
� pada suatu ketika,
kecuali jika engkau berhenti percaya.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

Auni Zainal
“Pada keadaan apa kita tahu yang kita boleh percaya kepada sesuatu? Seperti jam yang tergantung di dinding, kita letakkan kepercayaan kita kepadanya untuk membuat penentuan dalam hidup kita. Kita tidak perlu pandang keluar tingkap untuk tahu siang atau malamnya langit, kita juga tidak perlu risau akan mula atau akhirnya masa pada waktu peperiksaan. Selagi kita lihat jarum saatnya berdetak, pada keadaan itu kita percaya kepada jam.
Lalu pada keadaan apa yang membuat kita percaya kepada manusia?”
Auni Zainal, Mawaddah Ilmi Ingin Pulang