Å·±¦ÓéÀÖ

Malam Quotes

Quotes tagged as "malam" Showing 1-30 of 45
Sam Haidy
“Malam adalah ladang pembantaian abadi
Jiwa-jiwa tandus yang digerus sepi
Yang tak menyisakan apa-apa selain puisi”
Sam Haidy, Malaikat Cacat

Sam Haidy
“Aku bercerita kepada malam
Karena hanya ia yang sudi menadah keluh kesah
Para pecinta yang menderita”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

“Mungkin aku hanya sebuah lamunan, imajinasi kesedihan yang tak berlatar belakang. Bisik'ku pun samar, sesamar senja yang bersua dengan malam. Malam tau aku ada, tapi aku tau aku tak ada.”
nom de plume

Sam Haidy
“Butiran gula larut dalam kopi hitam
Taburan bintang larut dalam kelam malam

Pahit manis kenangan teraduk
Kuhirup semalam suntuk”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

“kepada sisa kata mu yang masih bungkam, dan dilema pada ujung pena mu, lirih saja berbisik ; tundukkan segala riuh perkara hati mu
~andra dobing”
andra dobing

“janji yang kamu katakan dulu.
tenggelam juga menemui ajalnya menjelang malam
rupanya aku terlalu pagi mencintai mu”
andra dobing

“Dibandingkan sesuatu yang cerah,
daku lebih menikmati gelap
yang ditaburi petir bersama rintiknya hujan,
juga gemuruhnya suara sambaran petir yang seketika memecah heningnya malam yang dingin
krutuk trughh...
ngantukku pun terbangun”
Manhalawa

Mochtar Lubis
“Jalan dalam malam hujan gerimis gelap, jalan berliku tidak habis-habisnya. Jalan tak ada ujung.”
Mochtar Lubis

Suryawan W.P.
“Hari tak selamanya malam, dan langit tak selamanya hitam.”
Suryawan W.P., Hari Tak Selamanya Malam

“Paduka!!! sang lemah di antara hamba tuan ini meradang;
.
manusia menulis sejarah
Di tangan bedil berdarah
Dan malam di umpat
Di antara jam malam ketat
Remaja dengan batu amarah
Melempari zirah - zirah tak mau enyah

#andradobing”
andra dobing

“Malam makin tua, kegembiraanlah yang menjagamu tetap merasa muda.”
Iwan Esjepe

“tentang pagi yang tak pernah bosan bersama dengan waktu, datang menggantikan sang malam. tentang pagi yang tak pernah lelah bersama dengan waktu, memulai hari menerangi bumi dan tentang pagi yang datang 'tuk sisakan kenangan..”
Setyo Setiaji

“Imaji-ku.

Cermin dari malam.

Sepasang bola mata hitam menyelinap diriku.
Terpaan angin menghela pelan menyentuh kulit epidermisku.

Kau hinggap dalam ruang-ruang penuh suara dalam bayang dalam cahaya.
Kau perpaduan angka-angka,
seakan kaulah lakon utama dalam hidup.

Memahami garis-garis yang membentuk gerak-gerik bayang.
Tindakanmu mengembara di seluruh ruang dan menggapai sel-sel dalam tubuhku yang adalah bintang-bintang yang kemudian menuju padamu â€� cahayaku.”
silviamnque

Sam Haidy
“Nada-nadamu berdenting
Menjemput kata-kataku dari hening

Bulan dan bintang perlahan terpejam
Kau dan aku menidurkan malam”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

Yoza Fitriadi
“Tapi, Bun. Pak Amir di kelas tadi bilang bintang itu hanyalah kumpulan material raksasa berwujud bola gas hidrogen, helium dan partikel debu. Benda mati yang terbentuk milyaran tahun silam. Mana sih yang benar, apa mamaku dulu berbohong?â€� sanggahku cepat.
“Entahlah, Nak. Bunda tak seberuntung dirimu yang bisa mengecap bangku SMA, menjelajahi dunia lewat buku, internet atau apalah namanya. Juga tak mengenal mamamu sebelumnya untuk sekedar tahu apakah ia berkata benar atau dusta. Tapi setidaknya percayalah, rembulan yang benderang dan bintang yang menghiasi malam ini adalah perwujudan cinta dari sang Maha Penyayang untukmu Yenni Mirantika,â€� tatapan matanya amat meneduhkan.”
Yoza Fitriadi, Menjemput Akhir

“Aku ingin pergi,
meninggalkan dunia yang penuh dengan sesal ini
Aku ingin kembali,
kepada malam yang terlelap dengan sunyi itu
Agar aku dapat merasakan damainya alam
Tanpa memikirkan yang terlilit hura,
yang terperangkap untuk merebut puas,
yang tenggelam dalam ego,
dan mati karna Keinginan
yang fana ...”
Manhalawa

Hendri Teja
“Aku iblis penangkup angkasa malam. Kau iblis pembaca rahasia gemintang”
Hendri Teja, Iblis-Iblis Capres

“V.. kenangan akan tentangmu ini... Adalah kesedihan, yang tak akan mungkin terhapus, hanya dengan bermain hujan.”
@asli_aris

“Karena cinta sejatinya adalah
segumpal tanya yang gelisah
pada malam siapa saja.”
Robi Aulia Abdi (@aksarataksa)

“Kupadamkan lampu, kunyalakan Televisi untuk membunuh kesunyian.”
Eka Awaludin

Sam Haidy
“Aku ingin mengajakmu
Menyingkir sejenak dari coreng-moreng hari
Dan menjelma sepasang warna
Yang mengguratkan keabadian di kening malam”
Sam Haidy, Nocturnal Journal

“Aku ingin terbang dan tidur di atas awan
malam ini,
ditemani sepoinya angin yang dingin
juga heningnya malam yang sunyi

Aku ingin terlelap sampai pagi
membunuh waktu
kopiku dingin
...”
Manhalawa

“Malam ini saja, biarkan rindu itu menghujam. Tutur kata yang sopan, mata yang sayu membuat pandangannya amat meneduhkan. Namanya Bila, Gadis berusia 18Tahun, yang jika berhadapan membuatku gugup, diam tidak bisa berkata-kata lagi. Setelah sekian lama tanpa cinta, kembali lagi bagaimana cinta tumbuh tiba-tiba, pengakuan tertingggiku adalah "ini istri saya".”
Nurdin Ferdiansyah

“Ngtweet soal kegelapan mendadak inget Edna St. Vincent, dia bilang “Into the darkness they go, the wise and the lovelyâ€� yang berarti tahu dadakan digoreng garing itu tidak ada di malam hari.”
Vergi Crush

“Bahkan
Cerita itu
Nampak hingga saat ini
Berbunga menembus cakrawala
Dan
Sukma yang menari
Malam itu.”
silviamnque

Alfin Rizal
“Ini memang malam yang berbeda, Manisku. Tapi aroma dan pekatnya masih sama saja: selalu mengingatkanku padamu.”
Alfin Rizal

“Ting, ting, ting, lonceng itu berbunyi kembali di pos Ronda. Menandakan perbatasan hari sudah dimulai. Lonceng itu bicara "jangan tidur terlalu lelap paduka, Tuhan menunggu pengakuan dosa rakusmu tentang dunia". Manusia itu terlelap kembali, seakan matahari esok terbit seperti biasanya.”
Nurdin Ferdiansyah

“Jika kata cinta tak cukup

Oh, mungkin tindakanku yang kurang

Aku cemburu pada malam

Saat gelap ia tetap indah kau pandang

Saat ku datang dengan rasa bersalah

Masih saja tetap tak kau anggap”
Zakiyahdini Hanifah

“Kala matahari tenggelam
Benarkah hari berganti malam?

Ah, aku rasa matahari hanya dipaksa diam
Ia tetap pada porosnya, namun cahayanya semakin legam
Seolah-olah ia padam
Begitulah skenario alam

Percayalah padaku kawan, aku yakin betul matahari hanya dipaksa diam
Tampak langit mencakarnya hingga lebam
Babak belur menjadikannya hitam
Alih-alih tak ingin menghantarkan pesan seluruh makhluk yang terpendam

Tak ada malam
Yang ada hanyalah Matahari dipaksa diam.

(Anyer - 13 Januari 2022)”
Karunia Fransiska

Nailal Fahmi
“Jika nanti malam aku bermimpi,
aku ingin jadi puisi yang panjang untuk malam,
untuk kata, untuk langit juga untuk kamu”
Nailal Fahmi, Pada Suatu Hari yang Biasa

« previous 1