Hujan Quotes
Quotes tagged as "hujan"
Showing 1-30 of 93

“tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
― Hujan Bulan Juni
dari hujan bulan Juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu
tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu
tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan Juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu”
― Hujan Bulan Juni

“Ada yang percaya bahwa di dalam hujan terdapat lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yang rindu sesuatu. Senandung rindu yang bisa meresonansi ingatan masa lalu.”
― Hujan Punya Cerita tentang Kita
― Hujan Punya Cerita tentang Kita

“...Aku ingin kau tahu, diam-diam, aku selalu menitipkan harapan yang sama ke dalam beribu-ribu rintik hujan: aku ingin hari depanku selalu bersamamu...”
― Hujan Punya Cerita tentang Kita
― Hujan Punya Cerita tentang Kita

“Di setiap masa nampaknya selalu ada saat yang tak mudah untuk berbicara, tapi tidak gampang untuk diam. Kita tidak tahu pasti bagaimana persisnya kata-kata akan diberi harga, dan apakah sebuah isyarat akan sampai. Di luar pintu, pada saat seperti ini, hanya ada mendung, atau hujan, atau kebisuan, mungkin ketidakacuhan. Semuanya teka-teki.”
― Catatan Pinggir 1
― Catatan Pinggir 1

“Bagiku, hujan menyimpan senandung liar yang membisikan 1001 kisah.
Tiap tetesnya yang merdu berbisik lembut, menyuarakan nyanyian alam yang membuatku rindu mengendus bau tanah basah.
Bulir-bulir yang jatuh menapak diatas daun, mengalir lurus menyisakan sebaris air di dedaunan.
Sejuk, mirip embun.
Hidup seperti ini.
Aku bisa merasakan senja yang bercampur bau tanah basah sepeninggal hujan.
Seperti kanvas putih yang tersapu warna-warna homogen indah.
Dentingan sisa-sisa titik hujan di atas atap terasa seperti seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata.
Melodi hidup, aku menyebutnya seperti itu.
Saat semua ketenangan bisa kudapatkan tanpa harus memikirkan apa pun.”
― Hujan Punya Cerita tentang Kita
Tiap tetesnya yang merdu berbisik lembut, menyuarakan nyanyian alam yang membuatku rindu mengendus bau tanah basah.
Bulir-bulir yang jatuh menapak diatas daun, mengalir lurus menyisakan sebaris air di dedaunan.
Sejuk, mirip embun.
Hidup seperti ini.
Aku bisa merasakan senja yang bercampur bau tanah basah sepeninggal hujan.
Seperti kanvas putih yang tersapu warna-warna homogen indah.
Dentingan sisa-sisa titik hujan di atas atap terasa seperti seruling alam yang bisa membuatku memejamkan mata.
Melodi hidup, aku menyebutnya seperti itu.
Saat semua ketenangan bisa kudapatkan tanpa harus memikirkan apa pun.”
― Hujan Punya Cerita tentang Kita

“Pelangi yang muncul setelah hujan adalah janji alam bahwa masa buruk telah berlalu dan masa depan akan baik-baik saja.”
― Walking After You
― Walking After You

“Hujan tahu kapan harus membasahi kota ini. Hujan juga tahu kapan harus berhenti.”
― London: Angel
― London: Angel

“selama daun pagi itu masih mengembun,
aku mengemban tetimbunan rindu
di paru-paru dan seluruh pori-pori kulit,
kurakit doa-doa selamatmu dari sakit
dan sebab rindu-rindu ini sulit kuredam,
padamu, doaku tak pernah padam.”
― Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu
aku mengemban tetimbunan rindu
di paru-paru dan seluruh pori-pori kulit,
kurakit doa-doa selamatmu dari sakit
dan sebab rindu-rindu ini sulit kuredam,
padamu, doaku tak pernah padam.”
― Mengunjungi Hujan yang Berteduh di Matamu
“V.. kenangan akan tentangmu ini... Adalah kesedihan, yang tak akan mungkin terhapus, hanya dengan bermain hujan.”
―
―
“Kenapa hujan selalu dikaitkan dengan kenangan, jika ditengah panas terik kemarau jalanan kita masih bisa melihatnya menjelma diantara puluhan orang.”
―
―
“Hujani cintaku hari ini
Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis
Hujan menghadirkan rindu
Dan kamu menawarkan pilu
Bila waktu tak bisa hentikan rinduku
Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu
Ku sapa lembut kasihmu
Ku rangkul erat cintamu
Tapi sayang itu hanya angan candu
Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini
Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini
Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya
Cintaku hari ini
Rapuh
Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras
Hujani cinraku hari ini”
―
Hujan menawarkan gerimis dan kamu menawarkan senyum manis
Hujan menghadirkan rindu
Dan kamu menawarkan pilu
Bila waktu tak bisa hentikan rinduku
Pada derai hujan ku sampaikan tanpa ragu
Ku sapa lembut kasihmu
Ku rangkul erat cintamu
Tapi sayang itu hanya angan candu
Pergilah biarkan aku bebas menapak bumi kering yang basah pada hujan ini
Pergilah lanjutkan cintamu hari lalu dan hari ini
Aku akan menemukannya untuk hari ini dan selamanya
Cintaku hari ini
Rapuh
Terpapar bebas terhempas luas dibumi keras
Hujani cinraku hari ini”
―
“Jika maaf adalah kata yang sulit di pahami, maka kepergian adalah hal yang harus di maklumi. Aku tidak menjanjikan matahari terbit, tapi yakinlah bahwa dia disana, entah terhalang awan atau hujan. Jika hujan, yakinlah setelahnya akan ada pelangi. Sama sepertiku, aku tidak menjanjikan ada disisimu selalu. pelangi itu layaknya doa yang tidak bisa kau sentuh. Maaf selama ini aku mengganggu waktu berhargamu, terimakasih telah tinggal untuk waktu yang singkat, namun aku bangga mengenalmu, sampaikan salamku pada ibumu yang sempat bertatap muka dihalaman rumahmu. Terimakasih telah melahirkan anak penuh karakter, semoga keselamatan menyertaimu.”
―
―
“Ketika matahari mulai redup, sang awan pun dengan seksama jadi penguasa langit, terimakasih untuk hujan sore ini.”
―
―

“Hidup ini juga tentang menunggu, Lail. Menunggu kita untuk menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu.”
― Hujan
― Hujan

“Desember
Setelah beberapa tahun yang kejam
Dan bulan-bulan yang putus asa
Aku menemukan jalan pulang
Pada lengan-lengan hujan yang damba
Memelukku
Lebih erat dari pelukan mantan”
―
Setelah beberapa tahun yang kejam
Dan bulan-bulan yang putus asa
Aku menemukan jalan pulang
Pada lengan-lengan hujan yang damba
Memelukku
Lebih erat dari pelukan mantan”
―
“Saat hujan perlahan membasahiku, di bawah guyuran hujan 'ku tatap lekat garis tanganku.
Apakah ini yang kutunggu? Hanya untuk hal seperti inikah waktuku?”
―
Apakah ini yang kutunggu? Hanya untuk hal seperti inikah waktuku?”
―
“Sepulang jalan bersama kekasihmu, coba kau bedah bulir hujan yang jatuh dibawah jendela kamarmu, disana ada molekul rindu yang ku titipkan padanya. Dikaca ia gagal menyapa karna kau sedang tidak ada dirumah.”
―
―

“Hujan sering membuatkannya diam berfikir tentang perjalanan kehidupan. Kesuraman suasana hujan akan membawa fikirannya hanyut kepada peristiwa-peristiwa indah dan bercahaya. Kebingitan hujan pula akan memaksa jiwanya berundur dan duduk terperosok di sudut paling sunyi. Hujan satu-satunya teman yang dia ada di sini, tetapi ia juga seteru.”
― Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
― Mawaddah Ilmi Ingin Pulang
“Ketika satu demi satu kabut menjadi awan gelap di luar jendela
Aku mengingatmu karena aku masih mencintaimu
Aku berulang kali mengumpulkan air mataku pada sebuah surat lalu mengirimnya ke langit
Aku menunggu
Ketika satu demi satu gerimis menjadi hujan lebat di luar jendela
Aku merindukanmu karena aku masih mencintaimu
Aku kembali menjatuhkan air mataku setelah mendapat surat balasan dari langit
Aku sudah menerima pesanmu
Aku sedang menangis bersamamu
Aku akan mempercayai itu”
―
Aku mengingatmu karena aku masih mencintaimu
Aku berulang kali mengumpulkan air mataku pada sebuah surat lalu mengirimnya ke langit
Aku menunggu
Ketika satu demi satu gerimis menjadi hujan lebat di luar jendela
Aku merindukanmu karena aku masih mencintaimu
Aku kembali menjatuhkan air mataku setelah mendapat surat balasan dari langit
Aku sudah menerima pesanmu
Aku sedang menangis bersamamu
Aku akan mempercayai itu”
―
“Kamu adalah awan yang kupandangi semalaman, yang subuh ini menjelma embun di dedaunan, yang datang padaku lewat rintik-rintik hujan.”
―
―
“Sewaktu menatap kepergianmu aku menangis saat hujan mulai jatuh dari atas langit.
Aku menatap air mataku sendiri yang jatuh lalu bersembunyi di bawah tanah berumput.
Aku dan hujan tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang lebih dulu membasahi rerumputan,
aku dan rerumputan tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang lebih dulu kehujanan.”
―
Aku menatap air mataku sendiri yang jatuh lalu bersembunyi di bawah tanah berumput.
Aku dan hujan tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang lebih dulu membasahi rerumputan,
aku dan rerumputan tidak bertengkar tentang siapa di antara kami yang lebih dulu kehujanan.”
―
“Cara paling klasik membenci Hujan adalah menyangkut-pautkannya dengan pilu, seolah hidup kita paling sendu layaknya tumpukan jemuran basah dibawah hujan yang hanya bisa menunggu (Reda).”
―
―
“Setiap kali langit menumpahkan airnya, kau mengeluh...Sedikit gerimis, kau kesal...Hujan deras, kau marah...Banjir? kau mengutuk perbuatan Tuhan.
Seolah dunia ini diciptakan hanya untuk memenuhi kenyamananmu yg rapuh!!!”
―
Seolah dunia ini diciptakan hanya untuk memenuhi kenyamananmu yg rapuh!!!”
―
All Quotes
|
My Quotes
|
Add A Quote
Browse By Tag
- Love Quotes 99.5k
- Life Quotes 78k
- Inspirational Quotes 74.5k
- Humor Quotes 44.5k
- Philosophy Quotes 30.5k
- Inspirational Quotes Quotes 27.5k
- God Quotes 26.5k
- Truth Quotes 24k
- Wisdom Quotes 24k
- Romance Quotes 23.5k
- Poetry Quotes 22.5k
- Life Lessons Quotes 20.5k
- Death Quotes 20.5k
- Happiness Quotes 19k
- Quotes Quotes 18.5k
- Hope Quotes 18k
- Faith Quotes 18k
- Inspiration Quotes 17k
- Spirituality Quotes 15.5k
- Religion Quotes 15k
- Motivational Quotes 15k
- Writing Quotes 15k
- Relationships Quotes 15k
- Life Quotes Quotes 14.5k
- Love Quotes Quotes 14.5k
- Success Quotes 13.5k
- Time Quotes 12.5k
- Motivation Quotes 12.5k
- Science Quotes 12k
- Motivational Quotes Quotes 11.5k